Publik berharap Gloria Natapradja kembali jadi
Paskibraka

Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera
Pusaka (Paskibraka) Nasional 2016 di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/8). ©
Bagus /Kemenpora.go.id
Rambutnya ikal, berhidung bangir,
dengan wajah tirus. Kulitnya sedikit legam, agaknya karena terbakar sinar matahari
selama seleksi dan latihan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka
(Paskibraka).
Demikian sosok Gloria Natapradja
Hamel (16). Foto gadis blasteran Sunda-Prancis itu kerap menghiasi laman-laman
media daring, sejak Senin (15/8).
Gloria tak memilih untuk lahir dari
pasangan berbeda kewarganegaraan. Ibunya, Ira Natapradja adalah warga negara
Indonesia, sedangkan ayahnya Didier Hamel menyandang warga negara Prancis. Isu
kewarganegaraan itulah yang menggugurkan Gloria sebagai
anggota Paskibraka.
Mestinya, besok (17/8), Gloria akan bertugas sebagai
anggota Paskibraka dalam upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia,
di Istana Negara, Jakarta. Namun murid SMA Islam Dian Didaktika Cinere, Depok
itu terpaksa menelan pil pahit, jelang pengukuhan anggota Paskibraka, Senin
(15/8).
Gloria yang memiliki paspor Prancis,
dianggap bukan warga negara Indonesia. Hal itu merujuk pada Undang-Undang Nomor 12/2006
tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.
Kepastian status kewarganegaraan Gloria,
termuat dalam surat Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian
Hukum dan HAM, bertanggal 15 Agustus 2016. Surat itu menjelaskan bahwa Gloria
memiliki paspor Prancis nomor 14AA66042, yang berlaku sampai 19 Februari 2019.
Pun terjelaskan bahwa orang tua
Gloria, tidak pernah mendaftarkan permohonan kewarganegaraan untuk anaknya ke
pihak imigrasi Indonesia. Pendaftaran itu merupakan bagian dari prosedur
mendapatkan kewarganegaraan Indonesia untuk anak yang lahir dari orang tua
berbeda kewarganegaraan.
Seperti dilansir Kompas.com, Menteri
Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengaku pihaknya "kecolongan" dalam
kasus Gloria. Adapun status kewarganegaraan Gloria, kata Imam, baru terdeteksi
sepekan setelah calon anggota Paskibraka mengikuti pelatihan di Cibubur,
Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar